About

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 28 Maret 2012

Pengertian Lembaga Kemasyarakatan

Lembaga Kemasyarakatan

1. Pengertian Lembaga Kemasyarakatan
Diantara para ahli/sarjana sosiologi, belum ada kata sepakat perihal istilah Indonesia yang tepat untuk sosial-institution. Beberapa istilah telah dikemukakan antara lain “ pranata Sosial” dan “ bangunan Sosial”. Dalam tulisan ini dipakai istilah “ Lembaga kemasyarakatan”, oleh karena istilah ini lebih menunjuk sesuatu bentuk dan sekaligus juga mengandung pengertian – pengertian yang abstrak perihal adanya norma-norma dan peraturan-paraturan tertentu yang menjadi ciri lembaga tersebut.
Lembaga kemasyarakatan adalah himpunan norma-norma dari segala tingkatan yang berkisar pada suatu kebutuhan pokok didalam kehidupan masyarakat. Wujud yang kongkrit lembaga kemasyarakatan tersebut adalah asosiasi (Asosiation).
Menurut Robert Maclver dan Charles H.Page mengartikan Lembaga kemasyarakatan sebagai tata cara atau prosedur yang telah diciptakan untuk mengatur hubungan antarmanusia yang berkelompok dalam suatu kelompok kemasyarakatan yang dinamakannya asosiasi .
Contoh dari Lembaga Kemasyarakatan adalah Universitas sedangkan Universitas Indonesia ,Universitas Lampung, Universitas Sriwijaya dan lain-lain merupakan contoh asosiasi

2. Tujuan Lembaga Kemasyarakatan
Tujuan Lembaga Kemasyarakatan diantaranya adalah sebagai berikut :
1. Menjaga Keutuhan masyarakat
2. Pedoman dalam bertingkah laku dalam menghadapi masalah dalam masyarakat,terutama menyangkut kebutuhan pokok.
3. Merupakan pedoman sistem pengendalian sosial di masyarakat

3. Proses pertambahan lembaga kemasyarakatan
Norma –Norma masyarakat
Norma-norma yang ada di dalam masyarakat mempunyai kekuatan mengikat yang berbeda-beda. Ada norma yang lemah, yang sedang sampai yang terkuat daya ikatnya.
Ada empat pengertian norma yang memberikan pedoman bagi seseorang untuk bertingkah laku dalam masyarakat yaitu :
1. Cara (usage) menunjuk pada suatu bentuk perbuatan.
2. Kebiasaan (folkways) adalah perbuatan yang diulang-ulang dalam bentuk yang sama.
3. Tata kelakuan (mores) merupakan kebiasaan yang dianggap sebagai cara berperilaku dan diterima norma-norma pengatur.
4. Adat Istiadat (customs) adalah tata kelakuan yang kekal serta kuat integrasinya dengan pola-pola perilaku masyarakat. Ada sanksi penderitaan bila dilanggar.

Proses-proses yang terjadi dalam rangka pembentukannya sebagai lembaga kemasyarakatan adalah :
a) Proses pelembagaan (institutionalization), yakni suatu proses yang dilewati oleh suatu norma kemasyarakatan yang baru untuk menjadi bagian dari salah satu lembaga kemasyarakatan.
b) Norma- norma yang internalized artinya proses norma- norma kemasyarakatan tidak hanya berhenti sampai pelembagaan saja, tetapi mendarah daging dalam jiwa anggota –anggota masyarakat.

4. Social Control (Pengendalian Social)
Social Control adalah sistem atau proses yang dijalankan oleh masyarakat selalu disesuaikan dengan kaidah-kaidah yang berlaku dalam masyarakat, pngendalian social bisa bersifat :
a) Pengendalian Preventif.
Pengendalian preventif merupakan kontrol sosial yang dilakukan sebelum terjadinya pelanggaran atau dalam versi ”mengancam sanksi” atau usaha pencegahan terhadap terjadinya penyimpangan terhadap norma dan nilai. Jadi, usaha pengendalian sosial yang bersifat preventif dilakukan sebelum terjadi penyimpangan.
b) Pengendalian Represif.
Pengendalian represif adalah pengendalian sosial yang dilakukan setelah terjadi pelanggaran dengan maksud hendak memulihkan keadaan agar bisa berjalan seperti semula dengan dijalankan di dalam versi “menjatuhkan atau membebankan, sanksi”. Pengendalian ini berfungsi untuk mengembalikan keserasian yang terganggu akibat adanya pelanggaran norma atau perilaku meyimpang. Untuk mengembalikan keadaan seperti semula, perlu diadakan pemulihan. Jadi, pengendalian disini bertujuan untuk menyadarkan pihak yang berperilaku menyimpang tentang akibat dari penyimpangan tersebut, sekaligus agar dia mematuhi norma-norma sosial.

5. Ciri-ciri umum dan tipe lembaga kemasyarakatan

Menurut Gillin dan Gillin, lembaga kemasyarakatan mempunyai beberapa ciri umum,yaitu :
a) Suatu lembaga kemasyarakatan adalah suatu organisasi pola-pola pemikiran dan pola-pola prilaku yang terwujud dalam aktivitas-aktivitas kemasyarakatan dan hasil-hasilnya.
b) Suatu tingkat kekekalan tertentu merupakan ciri semua lembaga kemasyarakatan.
c) Lembaga kemasyarakatan mempunyai satu atau beberapa tujuan tertentu.
d) Lembaga kemasyarakatan mempuyai alat-alat perlengkapan yang dipergunakan untuk memcapai tujuan lembaga yang bersangkutan.
e) Lembaga bisanya juga merupakan ciri khas lembaga kemasyarakatan.
f) Suatu lembaga kemasyarakatan mempunyai suatu tradisi tertulis atau yang tidak tertulis.


Tipe-tipe Lembaga kemasyarakatan dapat diklasifikasikan sebagai berikut :
1. Sudut perkembangannya.
a) Crescive Institutions.
b) Enacted Institutions.
Grescive Institutions dan Enacted Institutions, disebut juga sebagai lembaga primer, merupakan lembaga-lembaga yang secara tidak sengaja tumbuh dari adapt istiadat masyarakat.
2. Sudut sistem nilai-nilai.
a) Basic Institutions yang diterima masyarakat.
b) Subsidiary Institutions.
Basic Institutions dianggap sebagai lembaga kemasyarakatan yang sangat penting untuk memelihara dan mempertahankan tata tertib dalam masyarakat.
3. Sudut penerimaan masyarakat.
a) Approved atau Social Sanctioned Institutions
b) Unsanctioned Institutions
Approved atau Social Sanctioned Institutions merupakan lembaga-lembaga yang diterima masyarakat seperti misalnya sekola, perusahaan dagang. Sebaliknya Unsanctioned Institutions yang ditolak masyarakat, walau kadang masyarakat tidak berhasil memberantasnya. Misalnya : Kelompok penjahat, pemeras,dan lain sebagainya.
4. Sudut fungsinya.
a) Operative Institutions.
b) Restricted Institutions.
Operative Institutions berfungsi sebagai lembaga yang menghimpun pola- pola atau tata cara yang diperlukan untuk mencapai tujuan lembaga yang bersangkutan, misalnya : lembaga industrialisasi. Restricted Institutions bertujuan untuk mengawasi adat istiadat yang tidak menjadi bagian mutlak lembaga itu sendiri. Contoh : Lembaga-lembaga hukum seperti kejaksaan, pengadilan dan lain sebagainya.


Sumber :
http://organisasi.org
http://one.indoskripsi.com
Tim MGMP Sosiologi DKI Jakarta (1999). Modul Sosiologi. Jakarta.
DIPOSKAN OLEH MERRYNA DI 21:31
LABEL: TUGAS SOSIOLOGI POLITIK
http://merryyuch.blogspot.com/2010/03/lembaga-kemasyarakatan.html

Kamis, 15 Maret 2012

dampak negatif Sektor Pertanian dan Struktur Perekonomian Indonesia

Sektor Pertanian dan Struktur Perekonomian Indonesia
Rabu, 09 Juni 2010 11:55 administrator

Struktur perekonomian Indonesia merupakan topik strategis yang sampai sekarang masih menjadi topik sentral dalam berbagai diskusi di ruang publik. Kita sudah sering mendiskusikan topik ini jauh sebelum era reformasi tahun 1998. Gagasan mengenai langkah-langkah perekonomian Indonesia menuju era industrialisasi, dengan mempertimbangkan usaha mempersempit jurang ketimpangan sosial dan pemberdayaan daerah, sehingga terjadi pemerataan kesejahteraan kiranya perlu kita evaluasi kembali sesuai dengan konteks kekinian dan tantangan perekonomian Indonesia di era globalisasi.
Tantangan perekonomian di era globalisasi ini masih sama dengan era sebelumnya, yaitu bagaimana subjek dari perekonomian Indonesia, yaitu penduduk Indonesia sejahtera. Indonesia mempunyai jumlah penduduk yang sangat besar, sekarang ada 235 juta penduduk yang tersebar dari Merauke sampai Sabang. Jumlah penduduk yang besar ini menjadi pertimbangan utama pemerintah pusat dan daerah, sehingga arah perekonomian Indonesia masa itu dibangun untuk memenuhi kebutuhan pangan rakyatnya.
Berdasarkan pertimbangan ini, maka sektor pertanian menjadi sektor penting dalam struktur perekonomian Indonesia. Seiring dengan berkembangnya perekonomian bangsa, maka kita mulai mencanangkan masa depan Indonesia menuju era industrialisasi, dengan pertimbangan sektor pertanian kita juga semakin kuat.
Seiring dengan transisi (transformasi) struktural ini sekarang kita menghadapi berbagai permasalahan. Di sektor pertanian kita mengalami permasalahan dalam meningkatkan jumlah produksi pangan, terutama di wilayah tradisional pertanian di Jawa dan luar Jawa. Hal ini karena semakin terbatasnya lahan yang dapat dipakai untuk bertani. Perkembangan penduduk yang semakin besar membuat kebutuhan lahan untuk tempat tinggal dan berbagai sarana pendukung kehidupan masyarakat juga bertambah. Perkembangan industri juga membuat pertanian beririgasi teknis semakin berkurang.
Selain berkurangya lahan beririgasi teknis, tingkat produktivitas pertanian per hektare juga relatif stagnan. Salah satu penyebab dari produktivitas ini adalah karena pasokan air yang mengairi lahan pertanian juga berkurang. Banyak waduk dan embung serta saluran irigasi yang ada perlu diperbaiki. Hutan-hutan tropis yang kita miliki juga semakin berkurang, ditambah lagi dengan siklus cuaca El Nino-La Nina karena pengaruh pemanasan global semakin mengurangi pasokan air yang dialirkan dari pegunungan ke lahan pertanian.
Sesuai dengan permasalahan aktual yang kita hadapi masa kini, kita akan mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan pangan di dalam negeri. Di kemudian hari kita mungkin saja akan semakin bergantung dengan impor pangan dari luar negeri. Impor memang dapat menjadi alternatif solusi untuk memenuhi kebutuhan pangan kita, terutama karena semakin murahnya produk pertanian, seperti beras yang diproduksi oleh Vietnam dan Thailand. Namun, kita juga perlu mencermati bagaimana arah ke depan struktur perekonomian Indonesia, dan bagaimana struktur tenaga kerja yang akan terbentuk berdasarkan arah masa depan struktur perekonomian Indonesia.
Struktur tenaga kerja kita sekarang masih didominasi oleh sektor pertanian sekitar 42,76 persen (BPS 2009), selanjutnya sektor perdagangan, hotel, dan restoran sebesar 20.05 persen, dan industri pengolahan 12,29 persen. Pertumbuhan tenaga kerja dari 1998 sampai 2008 untuk sektor pertanian 0.29 persen, perdagangan, hotel dan restoran sebesar 1,36 persen, dan industri pengolahan 1,6 persen.
Sedangkan pertumbuhan besar untuk tenaga kerja ada di sektor keuangan, asuransi, perumahan dan jasa sebesar 3,62 persen, sektor kemasyarakatan, sosial dan jasa pribadi 2,88 persen dan konstruksi 2,74 persen. Berdasarkan data ini, sektor pertanian memang hanya memiliki pertumbuhan yang kecil, namun jumlah orang yang bekerja di sektor itu masih jauh lebih banyak dibandingkan dengan sektor keuangan, asuransi, perumahan dan jasa yang pertumbuhannya paling tinggi.
Data ini juga menunjukkan peran penting dari sektor pertanian sebagai sektor tempat mayoritas tenaga kerja Indonesia memperoleh penghasilan untuk hidup. Sesuai dengan permasalahan di sektor pertanian yang sudah disampaikan di atas, maka kita mempunyai dua strategi yang dapat dilaksanakan untuk pembukaan lapangan pekerjaan bagi masyarakat Indonesia di masa depan.
Strategi pertama adalah melakukan revitalisasi berbagai sarana pendukung sektor pertanian, dan pembukaan lahan baru sebagai tempat yang dapat membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat Indonesia. Keberpihakan bagi sektor pertanian, seperti ketersediaan pupuk dan sumber daya yang memberikan konsultasi bagi petani dalam meningkatkan produktivitasnya, perlu dioptimalkan kinerjanya. Keberpihakan ini adalah insentif bagi petani untuk tetap mempertahankan usahanya dalam pertanian. Karena tanpa keberpihakan ini akan semakin banyak tenaga kerja dan lahan yang akan beralih ke sektor-sektor lain yang insentifnya lebih menarik.
Strategi kedua adalah dengan mempersiapkan sarana dan prasarana pendukung bagi sektor lain yang akan menyerap pertumbuhan tenaga kerja Indonesia. Sektor ini juga merupakan sektor yang jumlah tenaga kerjanya banyak, yaitu sektor perdagangan, hotel, dan restoran serta industri pengolahan. Sarana pendukung seperti jalan, pelabuhan, listrik adalah sarana utama yang dapat mengakselerasi pertumbuhan di sektor ini.
Struktur perekonomian Indonesia sekarang adalah refleksi dari arah perekonomian yang dilakukan di masa lalu. Era orde baru dan era reformasi juga telah menunjukkan bahwa sektor pertanian masih menjadi sektor penting yang membuka banyak lapangan pekerjaan bagi masyarakat Indonesia. Sektor pertanian juga menyediakan pangan bagi masyarakat Indonesia.
Saat ini kita mempunyai kesempatan untuk mempersiapkan kebijakan yang dapat membentuk struktur perekonomian Indonesia di masa depan. Namun, beberapa permasalahan yang dihadapi sektor pertanian di masa ini perlu segera dibenahi, sehingga kita dapat meneruskan hasil dari kebijakan perekonomian Indonesia yang sudah dibangun puluhan tahun lalu, dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia sampai saat sekarang ini.

Firmanzah, PhD
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia
Sumber : http://www.metrotvnews.com

Kamis, 02 Februari 2012

kuliah dan kerja bisa sukses




Latarbelakang
1. Tidak tau mau kemana setelah tamat sekolah
2. Bisa kah kuliah menjadi sukses ?
3. Bisa kah kerja menjadi sukses ?

Pada masa berakhirnya sekolah menengah atas (SMA) banyak kalang remaja yang bingung setalah itu mau kemana kah kita melangkah selanjutnya apa kah kita kuliah atau bekerja dulu. Mereka tidak tau pasti ingin mau ambil apa karena kurangnya informasi atau masukan yang meyakinkan mereka untuk mengambil keputusan. Banyak sekali remaja era saat ini yang salah mengambil keputusan tanpa pertimbangan atau nasehat dari orang tua karena anak jaman sekarang tuh malu minta pendapat orang tua dan malasnya mencari informasi, selalu seenaknya berbuat sendiri, merasa sudah besar bisa melangkah tanpa mempertimbangkannya. Untuk mengambil sebuah keputusan kita harus melihat kemampuan dalam arti luas yaitu dorongan hati logis sebuah otak yang mendorong terciptanya kesuksesaan dalam hidup. Beberapa faktor yang jika kita telaah arti kesuksesaaan itu adalah KEMAMPUAN, USAHA, dan KOMUNIKASI !

Banyak orang yang bercita-cita kan setelah saya lulus SMA ingin melanjutkan ke perguruan tinggi karena jika saya kuliah segala sesuatu nya pasti lebih mudah untuk masa depannya dan ada pula yang ingin bekerja dulu agar bisa membahagiakan orangtua nya. Semua itu tidak semudah apa yang kita pikirkan banyak sekali faktor-faktor yang mempengaruhi jalan menuju kesuksesan. Kuliah atau pun kerja bisa sukses jika kita meyakinin kegiatan yang kita lakukan. Terkadang banyak orang yang kuliah suka melecehkan teman yang kerja, karena dia berpandangan orang yang lulusan SMA langsung bekerja bisa apa paling juga jadi pembantuan saja. Ada pula seseorang yang ingin kuliah tetapi terbentur oleh faktor ekonomi yang membuat dia jatuh tetapi dia kembali bangkit dan akhirnya dia bisa kuliah gratis sampai lulus. Tentu semua itu butuh proses atau pengorbanan yang sulit. Untuk itu saya akan memberikan contoh bagi kalian semua.

ada 2 buah kisah yang saya ingin sampaikan yaitu kisah pertama seorang anak yang kuliahnya gratis sampai dia lulus dan kisah kedua seorang anak yang tidak bisa kuliah tetapi sukses dalam kerjanya padahal sama-sama lulusan SMA.

kisah pertama ialah saya mempunyai seorang teman waktu di SMA dia sangat rajin, ulet, dan multitalent yang artinya dia bisa melakukan semua kegiatan dan menjadi yang terbaik dalam kegiatan tersebut, pada akhir masa-masa sekolah SMA dia mempunyai nilai yang cukup tinggi dan dia pun di terima di universitas negeri tinggi tetapi malang nasibnya dia harus membayar uang gedung dan semesternya, dia pun tidak mampu membayarnya karena keluarganya kurang dalam masalah ekonomi akhirnya dia tidak jadi melanjutkan kuliah di universitas tersebut, tetapi dia tidak hanya berdiam diri saja dan putus asa dia pun bertindak cepat mencari jalan keluarnya. Pada saat itu ada sebuat universitas yang melakukan tes kepada calaon mahasiswa yang ingin kuliah gratis dengan mendapatkan beasiswa akhirnya dia ikut melakukankan tes tersebut dan belajar dengan sungguh-sungguh agar tercapainya cita-cita. Setelah dia mengikuti dan melihat langsung hasilnya dia sangat gembira sekali bahwa namanya ada dalam hasil tes tersebut, dan dia sujud syukur kepada Allah swt karena dengan bantuan-NYA lah dia bisa berhasil lulus dalam tes itu tidak lupa juga berterima kasih kepada kedua orangtuanya yang memberi doa restu kepadanya.

Kisah yang kedua ialah kisah yang mana ada seorang perempuan yang ingin sekali kuliah tetapi semua itu hanya mimpi baginya,mengapa demikian ? dikarenakan lagi-lagi faktor ekonomi yang menghambatnya untuk berprestasi. Temen saya yang satu ini sama kasusnya dengan kasus yang pertama karena dia pun sudah mengikuti berbagai tes yang menjalankan program beasiswa atau kuliah gratis tetapi waallahualam hasilnya kurang baik dia tidak di terima karena mungkin IQ dan skillnya kurang dalam memahami soal yang diberikan atau mungkin ada faktor lain yang bisa menjadikan dia tidak diterima, sempat dia iri kepada teman nya yang bisa kuliah sedangkan dia hanya bisa menggur saja, lama kelamaan dia pun menjadi putus asa sehingga murung saja dikamar tetapi pada suatu saat dia di lecehkan oleh temannya karena dia tidak bisa kuliah dan menjadi sampah masyarakat, akhirnya dia bangkit dari terpurukan tersebut dan akan menunjukan bahwa kerja mungkin jalan satu-satunya agar dia bisa sukses. Dan bilang ke teman-temannya “ gua biasa sukses dari pada lu semua dan tidak jadi penghambat bagi gue ga kuliah, gua bisa kerja dan sukses, ga seperti S1 yang menjadi sampah saja mendapatkan gelar tapi ga bisa berbuat apa-apa”. Akhirnya mulai melamar pekerjaan walaupun ada pahitnya karena tidak sedikit lamaran kerjanya di tolak dan sudah 2 bulan lamanya ia belum bekerja juga atau pund panggil di perusahaan. Suatu hari akhirnya di panggil di oleh suatu perusahaan perbelanjaan, pertamanya dia menjadi pembantuan di perusahaan tersebut setalah 5 tahun kemudian dia menjadi meningkat jabatannya di perusahaan tersebut dan pada akhirnya dia menghasilkan uang yang cukup tinggi de perusahaan tersebut dan menjadi sukses.

Jadi dapat di simpulkan bahwa seseorang di posisikan di mana saja dan tidak penting kuliah atau pun kerja kesuksesan tidak ditentukan oleh itu semua tetapi hanya dapat di tentukan oleh kemampuan diri kita sendiri dalam melakukan kegiatan tersebut dan yang penting adalah terus berdoa dan usaha agar semuanya dapat berjalan dengan lancar. Sepahit apa pun resikonya kita janganlah mudah menyerah kita tunjukan kepada mereka bahwa kita bisa dan mampu untuk menjadi sukses dari mereka semua

Pesan saya ialah Allah tidak akan memberikan rezeki jika umatnya tidak meminta doa kepadanya dan berusaha semaksimal mungkin untuk meraih apa yang diharapkan orang tersebut maka dari itu bangkit dan semangatlah mengejar sesuatu impian kita tidak hanya dalam omongan saja tetapi harus dipraktekan agar semua menjadi terkabul.

the best a good think for your future so far ! so we must do it with the clear thinking,save a bad moment for wanna a sucssess a life ,and than choose a sucssess with your self.
Berfikir dengan baik karena masa depan itu jauh ! kalian harus melakukkan dengan pikiran jernih, simpan pengalaman buruk untuk menjadi motivasi hidup sukses dan pilihlah kesuksesasn itu dengan dirimu sendiri.

Jumat, 23 Desember 2011

cara mencegah dan dampak dari pergaulan bebas

PERGAULAN BEBAS
pergaulan bebas ialah suatu cara beradaptasi dengan sesama manusia yang dilakukan tanpa batas di luar ajaran agama islam dan di haram kan oleh Allah swt .

zaman sekarang ini banyak sekali orang-orang yang berbuat seperti binatang yang tidak mempunyai akal yang khusus nya pada kaum remaja .dia tidak menyadari bahwa bahayanya dari pergaulan bebas itu. Memang kaum muda berfikir sesaat dan memakai hawa nafsu jika melihat suatu hal yang membuat dirinya itu menjadi seperti setan. pernahkah kaum muda memikirkan bagaimana dampaknya yang terjadi kika itu dilakukan berikut ini saya akan memberi contoh dampak-dampak yang terjadi bila pergaulan bebas itu dilakukan :

>AKIBAT PERGAULAN BEBAS yaitu (narkoba)
1.Hilangnya semangat buat hidup
2.Tubuh menjadi lemas dan kuran gairah
3.Tidak bisa berfikir jernih
4.Menjadi beban pikiran orangtua kita
5.Tidak bisa bersosialisasi dengan baik antara manusia
6.Di jauhi oleh masyarakat
7.Mendapatkan dosa yang besar dari Allah swt
8.Hidupnya tidak tenang selalu dalam kegelisahaan
9.Menghabiskan waktu,tenaga,uang dan pikiran dengan sisa-sia
dan masih banyak penderitaan yang anda rasakan

>CARA UNTUK MENGHINDARI DARI PERGAULAN BEBAS
1.Kuatkan Iman dan Takwa kita ,dengan cara mendekatkan diri kepada Allah swt
2.Berfikirlah dengan dewasa untuk melakukan hal seperti itu
3.Pakailah akal kita dan jangan pakai hawa nafsu
4.Ingat lah kepada kedua orang tua kita yang sudah membimbing kita dengan baik
5.Jangan mensia-sia kan waktu kita
6.Fokus kepada tujuan hidup kita
7.Jangan mudah terpengaruh oleh ajakan teman
8.Selalu berdoa dan minta petunjuk dari Allah

mungkin itu saja pendapat saya dari pergaulan bebas semoga bisa menambah wawasan teman-teman untuk saling berbagi dan menasehati agar hidup ini terarah dengan baik
pesa saya ialah
JANGAN MEMIKIRKAN BAHWA KITA HIDUP DIDUNIA INI SELAMANYA TETAPI KITA HARUS MEMIKIRKAN KEHIDUPAN KITA DI AKHIRAT DAN SUDAH BANYAK KAH BEKAL KITA UNTUK DI AKHERAT NANTI BANYAKAN MANA PERBUATAN DOSA ATAU AMAL BAIK KITA SELAMA DI DUNIA INI DAN APAKAH MASUK NERAKA DAN SURGA

terima kasih :')

Kamis, 01 Desember 2011

keindahan alam indonesia

19 Keindahan Alam Indonesia yang MENAKJUBKAN
1. Gunung Rinjani, NTB




Rinjani memiliki panaroma yang bisa dibilang paling bagus di antara gunung-gunung di Indonesia. Setiap tahunnya (Juni-Agustus) banyak dikunjungi pencinta alam mulai dari penduduk lokal, mahasiswa, pecinta alam. Suhu udara rata-rata sekitar 20°C; terendah 12°C. Angin kencang di puncak biasa terjadi di bulan Agustus. Beruntung akhir Juli ini, angin masih cukup lemah dan cuaca cukup cerah, sehingga pendakian ke puncak bisa dilakukan kapan saja.


2. Pulau Komodo, NTT




Taman Nasional Komodo (TN. Komodo) merupakan kawasan yang terdiri dari beberapa pulau dengan perairan lautnya. Pulau-pulau tersebut merupakan habitat satwa komodo (Varanus komodoensis) yaitu reptil purba yang tersisa di bumi. Kondisi alamnya unik, terdapat padang savana yang luas dengan pohon lontarnya (Borassus flabellifer).


3. Kepulauan Raja Ampat, Papua Barat




Kepulauan Raja Ampat merupakan kepulauan yang berada di barat pulau Papua di provinsi Papua Barat, tepatnya di bagian kepala burung Papua. Kepulauan ini merupakan tujuan penyelam-penyelam yang tertarik akan keindahan pemandangan bawah lautnya


4. Kawah Ijen, Jawa Timur




Kawah Ijen merupakan salah satu gunung berapi atraksi wisata di Indonesia. Kawah Ijen merupakan objek wisata terkenal, yang telah dikenal oleh para wisatawan domestik dan asing karena keindahan alam dan bahari.


5. Carstensz Pyramid, Papua




Indonesia patut berbangga dengan keunikan dan kekayaan alam serta tradisi masayarakatnya. Kali ini, Carstenz Pyramid atau yang bisa disebut dengan puncak jaya, juga berada di Papua. Puncak Carstensz ini merupakan puncak tertinggi di Australia dan Oceania.


6. Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda




Krakatau adalah kepulauan vulkanik yang masih aktif dan berada di Selat Sunda antara pulau Jawa dan Sumatra. Nama ini pernah disematkan pada satu puncak gunung berapi di sana yang, karena letusan pada tanggal 26-27 Agustus 1883, kemudian sirna. Letusannya sangat dahsyat dan tsunami yang diakibatkannya menewaskan sekitar 36.000 jiwa


7. Gunung Bromo, Jawa Timur




Gunung Bromo merupakan gunung berapi yang masih aktif dan paling terkenal sebagai obyek wisata di Jawa Timur. Sebagai sebuah obyek wisata, Gunung Bromo menjadi menarik karena statusnya sebagai gunung berapi yang masih aktif.


8. Gunung Kelimutu, NTT




Gunung Kelimutu adalah gunung berapi yang terletak di Pulau Flores, Provinsi NTT, Indonesia. Lokasi gunung ini tepatnya di Desa pemo Kecamatan kelimutu, Kabupaten Ende. Gunung ini memiliki tiga buah danau kawah di puncaknya. Danau ini dikenal dengan nama Danau Tiga Warna karena memiliki tiga warna yang berbeda, yaitu merah, biru, dan putih. Walaupun begitu, warna-warna tersebut selalu berubah-ubah seiring dengan perjalanan waktu.


9. Taman Laut Bunaken, Sulawesi Utara




Taman laut Bunaken memiliki 20 titik penyelaman (dive spot) dengan kedalaman bervariasi hingga 1.344 meter. Dari 20 titik selam itu, 12 titik selam di antaranya berada di sekitar Pulau Bunaken. Dua belas titik penyelaman inilah yang paling kerap dikunjungi penyelam dan pecinta keindahan pemandangan bawah laut.


10. Danau Toba, Sumatra Utara




Danau Toba adalah sebuah danau vulkanik dengan ukuran panjang 100 kilometer dan lebar 30 kilometer (danau volkanik terbesar di dunia). Di tengah danau ini terdapat sebuah pulau vulkanik bernama Pulau Samosir. Danau Toba sejak lama menjadi daerah tujuan wisata penting di Sumatera Utara selain Bukit Lawang dan Nias, menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.


11. Baluran, Jawa Timur




Baluran adalah Afrikanya Indonesia, Taman Nasional ini merupakan perwakilan ekosistem hutan yang spesifik kering di Pulau Jawa, terdiri dari tipe vegetasi savana, hutan mangrove, hutan musim, hutan pantai, hutan pegunungan bawah, hutan rawa dan hutan yang selalu hijau sepanjang tahun. Sekitar 40 persen tipe vegetasi savana mendominasi kawasan Taman Nasional Baluran.


12. Pantai Dreamland, Bali




Dreamland atau lebih dikenal sebagai Pantai Dreamland merupakan salah satu pantai terindah di Bali selain Pantai Kuta. Pantai yang terletak tidak jauh dari daerah Uluwatu di Pulau Dewata ini sudah sangat terkenal karena keindahannya. Keindahan dan kebersihan pantai menambah daya tarik pengunjung, bukan hanya dari dalam negeri tapi juga turis manca negara.


13. Danau Gunung Tujuh, Jambi




Kerinci boleh bangga dengan keberadaan Danau Gunung Tujuh yang merupakan danau tertinggi di Asia Tenggara. Serta terdapat beberapa danau kecil lainnya dengan keindahan alamnya yang unik. Danau Belibis dengan alam yang masih asli memberikan sentuhan yang berbeda.


14. Green Canyon, Jawa Barat




Green Canyon menyimpan pesona luar biasa. Perpaduan antara sungai, lembah hijau, hutan lindung, dan aneka stalaktit-stalakmit. Keindahan berbalut kesunyian, bagai surga yang tersembunyi. Green Canyon mulai dikembangkan pada tahun 1989.


15. Danau Sentai, Papua




Danau Sentani di bawah lereng Pegunungan Cycloops yang terbentang antara Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura, Papua. Lanskap Danau Sentani dengan gugusan pulau di tengahnya merupakan salah satu yg terindah di Indonesia.


16. Goa Gong, Jawa Timur




Goa Gong diklaim sebagai goa terindah di Asia Tenggara. Di dalam gua ini Anda dapat menyaksikan berbagai macam tonjolan batuan (stalaktit/stalakmit) yang sangat menarik dan proses terjadinya secara alami.


17. Pegunungan Karst Bantimarung, Sulawesi Selatan




Taman Nasional Bantimurung mempunyai pemandangan alam yang paling indah. Karena di taman nasional ini, terdapat sumber air yang tidak pernah kering. Sehingga berbagai jenis tanaman dapat bertahan di saat musim kemarau yang panjang.


18. Pulau Belitung, Bangka Belitung




Pulau indah, pemandangan unik pantai pasir putih asli dihiasi batu-batu granit yang artistik dan air laut sejernih kristal, dikelilingi oleh ratusan pulau-pulau kecil.


19. Pulau Derawan, Kalimantan Timur




Di perairan sekitarnya terdapat taman laut dan terkenal sebagai wisata selam (diving) dengan kedalaman sekitar lima meter. Pada batu karang di kedalaman sepuluh meter, terdapat karang yang dikenal sebagai "Blue Trigger Wall"


SUMBER : http://www.ngobrolaja.com/showthread.php?t=52815

Rabu, 23 November 2011

Potensi Zakat

Oleh: Baznas Bekerjasama dengan Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB



Cyber Sabili-Jakarta. Sejumlah kajian dan penelitian telah mencoba mengungkap berapa sesungguhnya potensi zakat yang dimiliki oleh bangsa Indonesia. Sebagai contoh, Pusat Bahasa dan Budaya UIN Jakarta menyimpulkan bahwa potensi zakat nasional mencapai angka Rp 19,3 triliun. Demikian pula dengan riset Monzer Kahf yang dikutip oleh Habib Ahmed, yang menyatakan bahwa skenario optimis potensi zakat nasional bisa mencapai angka dua persen dari total PDB. Sehingga, potensi zakat per tahunnya tidak kurang dari Rp 100 triliun.
Untuk menganalisa potensi zakat tersebut secara lebih tajam, Badan Amil Zakat Nasional pada awal tahun ini, bekerjasama dengan Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) IPB, mencoba mengeksplorasi potensi zakat nasional dengan menggunakan data yang diolah dari SUSENAS (Survey Sosial Ekonomi Nasional) BPS, serta data institusi lain yang relevan seperti Bank Indonesia. Hasil penelitian ini diharapkan memberikan gambaran tentang kondisi aktual potensi zakat yang dapat direalisasikan kedepannya.

Potensi Zakat
BAZNAS dan FEM IPB mengklasifikasikan potensi zakat nasional ini ke dalam tiga kelompok besar. Pertama, potensi zakat rumah tangga secara nasional. Kedua, potensi zakat industri menengah dan besar nasional, serta zakat BUMN. Potensi yang dihitung pada kelompok yang kedua ini adalah zakat perusahaan, dan bukan zakat direksi serta karyawan. Ketiga, potensi zakat tabungan secara nasional.
Khusus mengenai zakat rumah tangga, standar nishab yang digunakan adalah nishab zakat pertanian, yaitu sebesar 524 kg beras. Adapun kadar zakat yang dikeluarkan adalah 2,5 persen. Ini sejalan dengan kebijakan BAZNAS yang menetapkan analogi zakat profesi atau penghasilan pada dua hal, yaitu zakat pertanian untuk nishabnya, dan zakat emas perak untuk kadarnya. Pendekatan ini disebut sebagai qiyas syabah.
Detil potensi zakat ketiga kelompok tersebut dapat dilihat pada Tabel 1. Berdasarkan tabel tersebut, potensi zakat rumah tangga secara nasional mencapai angka Rp 82,7 triliun. Angka ini equivalen dengan 1,30 persen dari total PDB. Sedangkan potensi zakat industri mencapai angka Rp 114,89 triliun. Pada kelompok industri ini, industri pengolahan menyumbang potensi zakat sebesar Rp 22 triliun, sedangkan sisanya berasal dari kelompok industri lainnya. Adapun potensi zakat BUMN mencapai angka Rp 2,4 triliun.
Khusus mengenai potensi zakat industri ini, yang dihitung adalah zakat dari laba bersih yang dihasilkan, sebesar 2,5 persen. Jika mengikuti formula Abu Ubaid dalam kitab Al-Amwal, dimana modal, inventory (persediaan), dan piutang yang diterima dihitung sebagai penambah zakat, serta utang jatuh tempo perusahaan sebagai pengurang zakat, maka angka potensi zakatnya bisa lebih besar lagi. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa potensi zakat industri ini adalah potensi zakat minimal yang dapat dihasilkan.

Sementara itu, potensi zakat tabungan mencapai angka Rp 17 triliun. Angka ini didapat dari penjumlahan potensi dari berbagai aspek, antara lain potensi zakat tabungan di bank syariah, tabungan BUMN atau pemerintah campuran, badan usaha bukan keuangan milik negara, bank persero dan bank pemerintah daerah. Tabungan yang dihitung adalah yang nilainya berada di atas nishab 85 gram emas. Khusus mengenai tabungan di bank syariah, potensi zakat giro wadi’ah dan deposito mudharabah mencapai angka masing-masing sebesar Rp 155 miliar dan Rp 740 miliar.
Jika diagregasikan, maka nilai potensi zakat secara nasional mencapai angka Rp 217 triliun, atau setara dengan 3,40 persen dari total PDB. Angka ini akan semakin meningkat seiring dengan peningkatan jumlah PDB. Tingginya prosentase potensi zakat terhadap total PDB merupakan bukti bahwa zakat dapat dijadikan sebagai instrumen penting untuk menggerakkan perekonomian nasional, khususnya kelompok dhuafa.

Tabel 1. Potensi Zakat Nasional
Keterangan
Potensi Zakat
Prosentase terhadap PDB
Potensi Zakat Rumah Tangga
Rp 82,7 triliun
1,30%
Potensi Zakat Industri Swasta
Rp 114,89 triliun
1,80%
Potensi Zakat BUMN
Rp 2,4 triliun
0,04%
Potensi Zakat Tabungan
Rp 17 triliun
0,27%
Total Potensi Zakat Nasional
Rp 217 triliun
3,40%
Sumber : Riset BAZNAS dan FEM IPB (2011)
Potensi Zakat per Provinsi
Khusus mengenai potensi zakat per provinsi, Tabel 2 menggambarkan tiga provinsi yang memiliki potensi zakat terbesar dan tiga provinsi yang memiliki potensi zakat terkecil.
Tabel 2. Potensi Zakat Rumah Tangga Provinsi
Keterangan
Nama Wilayah
Potensi Zakat
Provinsi dengan Potensi Zakat Tertinggi
Jawa Barat
Rp 17,67 triliun

Jawa Timur
Rp 15,49 triliun

Jawa Tengah
Rp 13,28 triliun
Provinsi dengan Potensi Zakat Terendah
Bali
Rp 126,25 miliar

Papua
Rp 117,44 miliar

Papua Barat
Rp 111,68 miliar
Sumber : Riset BAZNAS dan FEM IPB (2011)
Provinsi Jawa Barat merupakan provinsi dengan potensi zakat terbesar, yaitu Rp 17,67 triliun, disusul oleh Jawa Timur dan Jawa Tengah, yang memiliki potensi zakat masing-masing sebesar Rp 15,49 triliun dan Rp 13,28 triliun. Adapun provinsi yang memiliki potensi zakat rumah tangga terendah adalah Papua Barat, Papua dan Bali.
Ketiga provinsi tersebut merupakan provinsi dengan proporsi penduduk muslim yang sangat rendah dibandingkan provinsi lainnya, kecuali Nusa Tenggara Timur. Penduduk Bali mayoritas beragama Hindu, sedangkan Papua Barat dan Papua mayoritas penduduknya beragama Kristen. Adapun di NTT, proporsi penduduk muslimnya hanya sebesar 8,6 persen. Namun demikian, potensi zakat rumah tangga di provinsi tersebut bukanlah yang terendah (Rp 133 miliar). Angka ini masih lebih tinggi dibandingkan potensi zakat yang terdapat di Bali, Papua dan Papua Barat, yang masing-masing mencapai angka Rp 126,25 miliar, Rp 117,44 miliar dan Rp 111,68 miliar.
Faktor yang Mempengaruhi Pembayaran ZIS
Kajian ini merupakan hasil wawancara yang telah dilakukan terhadap 345 responden (muzakki dan munfik) yang tersebar di empat kota yaitu Palembang, Brebes, Kota Bogor dan Kabupaten Bogor sejak bulan Februari hingga Maret 2011. Variabel yang dikaji adalah tempat menabung para responden, kesanggupan responden membayar zakat dan infak, periode responden membayar zakat dan infak, serta pemilihan tempat membayar zakat.
Apabila ditinjau dari aspek pemilihan tempat menabung, sebagian besar muzakki menabung di bank konvensional, muzakki yang bekerja sebagai petani dan karyawan BUMN semuanya menabung di bank konvensional. Karyawan swasta, wiraswasta dan PNS juga lebih banyak memilih menabung di bank konvensional dibandingkan bank syariah. Semua muzakki yang memiliki pendidikan terakhir SD dan SMP menabung di bank konvensional. Bank syariah mulai dilirik oleh muzakki yang memiliki latar belakang pendidikan tinggi, yaitu SMA hingga S3.
Faktor Berzakat
Dari keseluruhan responden yang ada, hampir semuanya memiliki kecenderungan membayar zakat. Sebagian besar masyarakat yang bekerja sebagai karyawan BUMN, PNS, karyawan swasta, dan wiraswasta, melakukan pembayaran zakat karena memiliki penghasilan yang cukup (melebihi kebutuhan pokoknya), dan biasanya zakat yang dibayarkan sudah dipotong dari gaji bulanan. Selain itu, variabel yang memiliki korelasi positif dengan kesadaran membayar zakat adalah variabel tingkat pendidikan. Semakin tinggi tingkat pendidikan seseorang maka kesadaran untuk membayar zakat juga semakin tinggi.
Hal yang sama juga terjadi pada variabel pendapatan, dimana semakin tinggi pendapatan, prosentase responden yang membayar zakat juga semakin besar. Berdasarkan uraian ini, karakteristik kesanggupan seseorang membayar zakat ditentukan oleh tingginya tingkat pendidikan, jenis pekerjaan, dan tingkat pendapatan.
Pemilihan waktu membayar zakat dari para muzakki berbeda-beda tergantung kebiasaan yang dilakukan. Periode membayar zakat yang diajukan kepada muzakki dibagi tiga, yaitu per bulan, per tahun dan keduanya. Sebagian besar responden memilih untuk mengeluarkan zakatnya per tahun, kecuali untuk golongan petani. Zakat yang dikeluarkan oleh mereka disesuaikan dengan waktu panen. Berdasarkan studi lapang, pembayaran zakat per tahun biasanya dilakukan muzakki bersamaan dengan zakat fitrah. Responden yang berpendidikan SD sampai S3 sebagian besar memilih untuk membayar zakat per tahun.
Alasan responden memilih waktu membayar zakat per tahun karena faktor altruism. Altruism merupakan faktor kepekaan sosial dimana seseorang membayar zakat karena senang membantu fakir miskin, merasa bersyukur, dan akan merasa bersalah apabila tidak membayar zakat tepat pada waktunya.
Tempat Berzakat
Karakteristik responden berdasarkan tempat  membayar zakat dibagi menjadi dua yaitu, lembaga amil formal dan informal. Lembaga amil formal adalah lembaga resmi yang mengurusi pembayaran dan pendistribusian zakat, seperti Badan Amil Zakat (BAZ) dan Lembaga Amil Zakat (LAZ). Lembaga amil informal adalah lembaga yang tidak berbadan hukum, namun memiliki fungsi yang sama seperti lembaga amil formal.
Dari 345 responden didapatkan sebanyak 27,2 persen membayar zakat ke lembaga formal, dan 72,8 persen membayar zakat ke lembaga informal. Alasan utama seseorang membayar zakat di lembaga formal adalah transparansi, profesionalitas, akses, kenyamanan, kemudahan, lingkungan, dan kepuasan. Sedangkan alasan seseorang membayar zakat di lembaga informal adalah kemudahan, lingkungan, dan kepuasan.
Dominannya jumlah responden yang berzakat secara informal dibandingkan dengan menyalurkan zakat ke lembaga formal juga disebabkan oleh jauhnya jarak institusi amil formal dan terbatasnya jumlah organisasi pengelola zakat yang ada. Bahkan diantara mereka ada yang tidak mengetahui lokasi lembaga amil formal. Keengganan masyarakat untuk membayar zakat di lembaga amil formal juga disebabkan kurangnya sosialisasi oleh lembaga amil formal. Langkah yang dapat ditempuh untuk menanggulangi masalah tersebut dengan mendirikan cabang di daerah-daerah yang potensi zakatnya besar, yang antara lain dapat dilakukan dengan bekerja sama dengan DKM setempat. Langkah lainnya seperti menyediakan layanan jemput zakat atau fasilitas pembayaran on line.
Selain zakat, umat Islam pun dianjurkan untuk berinfak. Infak memiliki perbedaan dengan zakat, dimana infak merupakan ibadah sunnah yang dapat dilakukan kapan saja tanpa ada ketentuan waktu yang khusus. Berinfak dengan rutin merupakan kebiasaan yang mulia, sebab dengan berinfak, harta kita akan bersih, sebagaimana firman Allah dalam QS al Baqarah ayat 276.
Faktor Berinfak
Berdasarkan hasil penelitian terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi seseorang untuk berinfak, yaitu jenis pekerjaan, pendidikan, pendapatan dan pengeluaran. Semakin tinggi level pekerjaan seseorang, penghasilan yang didapatkan akan semakin besar, sehingga seseorang akan cenderung untuk rutin berinfak. Pada variabel pendidikan, jika semakin tinggi tingkat pendidikan seseorang, maka akan rutin berinfak. Variabel pengeluaran dan pendapatan juga memiliki korelasi positif, yaitu semakin tinggi pengeluaran dan pendapatan seseorang, maka semakin rutin berinfak.
Periode membayar infak yang lebih banyak dipilih oleh responden baik dari sisi pekerjaan, pendidikan, pendapatan maupun pengeluaran, adalah per bulan. Alasan memilih waktu per bulan sebagai waktu yang paling sering untuk membayar infak, karena sebagian responden baru mendapatkan penghasilan setiap bulan, sehingga pembayaran infak baru dilakukan setelah mendapatkan penghasilan.
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden bersedia untuk membayar zakat dan infak dengan waktu yang dipilih adalah per tahun untuk zakat dan per bulan untuk infak. Lembaga amil informal merupakan lembaga zakat yang paling banyak dipilih oleh responden untuk menyalurkan zakatnya dibandingkan lembaga amil formal. Wallahu a’lam.
Tabel 3. Alasan Responden Dalam Memilih Tempat Membayar Zakat
Variabel
Tempat Zakat (N)
Tempat Zakat (%)

Formal
Informal
Formal
Informal
Transparansi
51
113
54.26
45.02
Profesionalitas
48
90
51.06
35.86
Akses
50
115
53.19
45.82
Ketersediaan Informasi
46
104
48.94
41.43
Kenyamanan
50
111
53.19
44.22
Kemudahan
76
155
80.85
61.75
Lingkungan
50
135
53.19
53.78
Kepuasan
50
115
53.19
45.82
Fatwa Kyai Setempat
27
59
28.72
23.51
Sumber: Data Primer 2011 (diolah)
Tabel 4. Karakteristik Responden Berdasarkan Bayar Zakat atau Tidak
Variabel
Zakat (N)
Zakat (%)

Ya
Tidak
Ya
Tidak
Pekerjaan
a. Petani
18
5
78
22

b. Pedagang
20
1
95
5

c. Karyawan BUMN
11
0
100
0

d. PNS
155
13
92
8

e. Karyawan Swasta
34
2
94
6

f. Wiraswasta
37
5
88
12

g. Lainnya
41
3
93
7
Pendidikan
a. SD
20
7
74
26

b. SMP
8
0
100
0

c. SMA
86
5
95
5

d. D3
15
2
88
12

e. S1
148
14
91
9

f. S2
33
1
97
3

g. S3
6
0
100
0
Pendapatan
a. Kurang dari 2,5 juta
110
13
89
11

b. 2,5 juta - 5 juta
138
10
93
7

c. Lebih dari 5 juta
68
6
92
8
Pengeluaran
a. Kurang dari 1 juta
54
5
92
8

b. Lebih dari 1 juta
262
24
92
8
Sumber: Data Primer 2011 (diolah)
Rekomendasi Kebijakan
Dari hasil penelitian ini, ada beberapa rekomendasi kebijakan yang dapat dilakukan :
1.Pemerintah bersama DPR hendaknya mengoptimalkan potensi zakat nasional ini dengan melahirkan berbagai regulasi dan kebijakan yang mendukung, sehingga potensi ini dapat diaktualisasikan. Termasuk diantaranya adalah dengan memberikan stimulus fiskal melalui kebijakan zakat pengurang pajak. Demikian pula dengan pemerintah daerah dan DPRD, karena potensi zakat di daerah juga sangat besar.
1.Dana zakat, infak dan sedekah ini dapat dijadikan sebagai sumber dana bagi pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, terutama kelompok masyarakat kurang mampu. Dampak terhadap perekonomian sangat positif.
1.Upaya sosialisasi untuk berzakat melalui lembaga amil harus terus menerus dilakukan, agar masyarakat memiliki kesadaran dan menjadikan kebiasaan berzakat sebagai life style.
1.BAZ dan LAZ harus meningkatkan kinerjanya dengan meningkatkan profesionalitas, akuntabilitas, transparansi, serta kualitas layanan, sehingga kepercayaan masyarakat akan semakin tinggi.


Sumber : http://www.sabili.co.id/lentera/estimasi-potensi-zakat-nasional

Perintah Eksternal pada sistem Operasi

Perintah eksternal (external command), yakni perintah-perintah yang tidak dimasukkan ke dalam COMMAND.COM, dan membutuhkan sebuah berkas yang dapat dieksekusi (berupa program DOS) yang harus terdapat dalam direktori aktif.cara jalaninnya klik Start -> All Program -> Accesories pilih Command Prompt atau juga bisa klik Start -> Run -> Ketikkan CMD lalu tekan Enter maka akan muncul jendela Command Prompt. Nah berikut penjelasan macam macam perintah eksternal.

Dinamakan Perintah Eksternal karena perintah ini tidak terdapat dalam file Command.com jadi perintah ini membutuhkan file lain yang dapat dieksekusi dan harus terdapat didalam direktori aktif. Contoh file atau perintah eksternal sering dinamakan file DOS seperti FORMAT.COM, ATTRIB.EXE, LABEL.EXE dll. Berikut penjelasan beberapa file ekternal yang sering dipakai, silahkan sobat praktikan sendiri.

1. FORMAT [drive] [parameter]
Untuk memformat disk. Menyiapkan media disk agar dapat dipakai untuk pengolahan data. Disk sebagai pengolahan data adalah tempat penyimpanan, pembacaan, penghapusan dan perbaikan data. Bila membeli flashdisk atau hard-disk baru, maka perlu di format dahulu supaya siap pakai. Bahkan adakalanya disk yang sudah ada datanya perlu diformat ulang dengan tujuan mengosongkan kembali. sepertinya semua orang juga pernah mengetahui hal ini.

Parameter yang disediakan:
/V<:label> = Menyertakan nama label identitas disk.
/Q = Format disk secara cepat, dengan syarat disk sudah pernah diformat standar DOS sebelumnya. Sebenarnya perintah ini tidak memformat semua isi disk, hanya memformat daerah tertentu pada disk, khususnya daerah informasi sistem seperti Boot Sector, FAT, dan Root directory.
/U = Memformat keseluruhan fisik disk.
/S = Mentransfer ( menyalin ) file sistem ke disk saat format selesai. Hal ini perlu dilakukan supaya disk tadi dapat untuk proses BOOT.

2. SYS [drive sumber] [drive tujuan]
Untuk mengcopy file sistem operasi DOS (IO.SYS, MSDOS.SYS) dan COMMAND.COM ke disk tujuan.

Parameter yang disediakan:
drive sumber = Letak file sistem operasi DOS berada
drive tujuan = Letak disk yang akan dicopikan file sistem operasi DOS

3. LABEL [drive:] [nama indetitas]
Untuk membuat, mengganti atau menghapus nama indentitas dari disk.

Parameter yang disediakan:
nama identitas = nama identitas dari disk, maksimal 11 karakter. Memakai huruf Alphabet, Numeric, karakter khusus seperti "_" (undescore), #. Tetapi harus didahului dengan huruf Alphabet.

4. CHKDSK [drive] [namafile] [parameter]
Untuk memeriksa dan melihat laporan tentang disk.

Parameter yang disediakan:
namafile File yang akan diperiksa untuk fragmentasi -nya.
/F = Perbaiki kalau ada kesalahan disk.
/V = Tampilkan namafile pada disk yang diperiksa.

5. ATTRIB [+/- parameter] [drive] [namafile] [/S]
Untuk menampilkan atau mengganti atribut file.

Parameter yang disediakan:
+ = Mengatur/menambahkan atribut.
- = Meniadakan/mengurangi atribut.
R = File bersifat hanya dapat dibaca saja. (Read Only)
A = File bersifat Dokumen biasa (Archive)
S = File bersifat sistem operasi (System)
H = File bersifat tersembunyi (Hidden)
/S = Proses dilakukan terhadap semua directori didalamnya, bila ada.

6. MOVE [parameter] [drive_sumber] nama_file1,.. drive_tujuan
MOVE [parameter] [drive_sumber] nama_directori_sumber nama_directori_hasil

Untuk memindahkan file. Parameter yang disediakan:
drive_sumber = Letak disket sumber untuk file yang akan dipindah
nama_file1,.. = Nama-nama file yang akan dipindah
drive_tujuan = Letak disket tujuan
nama_directori_sumber = Nama direktori sumber yang akan diganti namanya
nama_directori_hasil = Nama direktori yang diinginkan
/Y = Meniadakan konfirmasi untuk file atau direktori yang sudah ada pada lokasi tujuan.
/-Y = Menampilkan konfirmasi bila ada file atau direktori sudah ada pada lokasi tujuan.

7. XCOPY SUMBER [DESTINATION] [/Y|-Y] [/A|/M] [/D:DATE] [/P] [/S] [/E] [/V][/W]

Keterangan :
DESTINATION diisi dengan subdir letak file secara lengkap.
/Y = Untuk tidak menampilkan pesan jika terjadi penimpaan file.
/-Y = Untuk menampilkan pesan jika terjadi penimpaan file.
/A = Menyalin hanya pada file yang berattribut archieve(arsip).
/M = Menyalin file yang telah diberiattribute archieve. Switch ini berbeda dengan /A karena Switch /M = merubah attribute file asal.
/D = Date menyalin hanya file yang dimodifikasi pada tanggal yang telah dispesifikasikan.
/P = DigunakanagarMS-DOS menanyakan terlebih dahulu setiap aktifitas XCOPY.
/S = Menyalin suatu diraktori berikut seluruh file dan sub direktori didalamnya, kecuali direktori kosong.
/E = Digunakan bersama switch /S yang fungsinya untuk menyalin suatu direktori berikut sub-sub directory didalamnya termasuk direktori yang kosong.
/V = Untuk memeriksa setiap file yang disalinkan tersebut sama dengan file asal.
/W = DigunakanagarMS-DOS menampilkan pesan-pesan terlebih dahulu dan menanyakan tindakan selanjutnya,sebelum xccopy menyalin file-file tersebut.

8. MEM [parameter]
Dengan menampilkan informasi memori sistem, akan baik sekali untuk mengetahui besar ruang memori yang di perlukan suatu program yang akan ditempatkan pada memory.

Parameter yang digunakan
/C = Menampilkan status dari semua program yang ada dimemori konvensi onal (640Kb) dan di HMA (High Memory Area). Serta perincian memori terpakai serta sisa memori yang masih dapat dipakai.


Memori RAM dibagi menjadi bagian yang memiliki fungsi-fungsi tertentu.

Berikut Penjelasan Singkat Mengenai Sistem Memori :
Conventional Memory
Sering disebut dengan Memori Standar, memiliki ukuran dibawah 640 Kb. Dipakai untuk ruang aplikasi dari program yang diaktifkan. Baik itu program bersifat menetap ( resident ) atau tidak.

Upper Memory
Digunakan untuk program ROM BIOS, sistem peralatan seperti Video Card, Network Card, dan program driver ( device ). Atau Anda dapat menempatkan sistem operasi DOS pada Memori Atas dengan perintah DOS=UMB pada file CONFIG.SYS. ( UMB = Upper Memory Block ). Ukuran dari memori ini adalah 384 Kb. ( dari 1024-640 )

High Memory
Sistem operasi DOS dapat mengalokasikan memori ekstra berkisar 64K ( antara 1024-1088 ) untuk Memori Standar. Jadi memperluas ruang Memori Standar yang hanya dibawah 640 Kb. Memori ini hanya dapat tersedia untuk
komputer berbasis 80286 keatas. Kebanyakan program baru sekarang dapat mengakses lokasi memori ini, tetapi untuk program lama tidak dapat. Untuk membantu supaya dapat menjangkau lokasi ini, maka pakailah perintah LOADFIX pada file CONFIG.SYS.


Extended Memory
Memori yang lokasinya diatas 1 Mb, dan merupakan memori tambahan pada komputer Anda yang berbasis 80286 keatas. Ukurannya selalu diatas 1 Mb, seperti 2 Mb, 4 Mb, 8 Mb, 16 M dan seterusnya. Memori ini dinamakan Extended Memory ( EMS ), dan hanya dapat dipakai oleh DOS, bila mengaktifkan file HIMEM.SYS

Expanded Memory
Memori ini dibentuk dari Extended Memory dengan cara mensimulasikan. Hanya dapat disimulasikan kalau komputer Anda berbasis 80386 keatas. Memori ini hanya dapat dipakai oleh program-program aplikasi, dengan syarat program bertipe LIM EMS ( Lotus-Intel-Microsoft Expanded Memory Specifications ) telah terpasang pada sistem komputer Anda. Contoh program ini adalah EMM386 dan QEMM. Contoh program yang membutuhkan hal ini adalah program berbasis Windows


Sumber : http://sobatpc.com/seputar-perintah-internal-dan-external-dos/
http://naughtyric.blogspot.com/2011/01/perintah-eksternal-dos.html